Pasar mobil listrik di Indonesia makin berkembang, apalagi sejak pemerintah gencar mendukung kendaraan ramah lingkungan. Dari harga terjangkau hingga fitur futuristik, berikut 5 mobil listrik terbaik yang layak anda miliki.
ID
English
Bahasa Indonesia
7 Menit read
Pasar mobil listrik di Indonesia makin berkembang, apalagi sejak pemerintah gencar mendukung kendaraan ramah lingkungan. Dari harga terjangkau hingga fitur futuristik, berikut 5 mobil listrik terbaik yang layak anda miliki.
Mobil listrik bukan lagi sekadar gaya hidup, tapi telah menjadi kebutuhan yang relevan untuk masyarakat Indonesia. Dengan meningkatnya harga bahan bakar dan kesadaran terhadap lingkungan, makin banyak orang yang tertarik beralih ke kendaraan listrik. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil listrik di Indonesia meningkat lebih dari 480% pada 2023 dibanding tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga telah merilis kebijakan insentif pajak dan PPN untuk mobil listrik demi mempercepat adopsinya. Tapi, dengan banyaknya pilihan EV yang masuk ke pasar, Anda mungkin bertanya-tanya mobil listrik mana yang paling cocok?
Artikel ini akan membahas 5 rekomendasi mobil listrik terbaik di Indonesia berdasarkan popularitas, efisiensi, harga, dan dukungan purna jual. Tapi sebelum masuk ke daftarnya, pastikan Anda juga tahu pentingnya memiliki asuransi mobil listrik yang tepat.
Wuling Air EV menjadi pionir mobil listrik terjangkau di Indonesia. Dengan desain mungil dan futuristik, mobil ini sangat cocok untuk penggunaan harian di perkotaan. Interiornya minimalis tapi modern, dan sudah dilengkapi dengan fitur voice command berbahasa Indonesia.
Spesifikasi |
Detail |
|---|---|
Harga OTR Jakarta |
Rp 206 juta – Rp 299 juta |
Jarak Tempuh |
200 – 300 km per pengisian |
Kapasitas Baterai |
17,3 kWh – 26,7 kWh |
Pengisian Daya |
AC charging (tidak mendukung fast charging) |
Produksi |
Dirakit lokal (Cikarang, Jawa Barat) |
Varian |
Standard Range & Long Range |
Catatan: Data harga dan jarak tempuh bersifat estimasi berdasarkan spesifikasi resmi dan dapat berubah tergantung varian dan lokasi pembelian.
Keunggulan Wuling Air EV:
Ukuran kompak, cocok untuk jalanan sempit
Biaya perawatan rendah
Jaringan servis Wuling luas dan tersebar di berbagai kota besar
Dalam setahun pertama, Wuling Air EV berhasil mencetak penjualan sebanyak 10.031 unit hingga Agustus 2023, menjadikannya salah satu EV terlaris di Indonesia.
Hyundai Ioniq 5 adalah EV lokal dengan tampilan futuristik dan teknologi terkini. Dengan fitur fast charging dan desain interior yang lapang, mobil ini menjadi pilihan premium yang tetap praktis untuk keluarga Indonesia.
Spesifikasi |
Detail |
|---|---|
Harga OTR Jakarta |
Rp748 juta – Rp859 juta |
Jarak Tempuh |
Hingga 451 km per pengisian |
Kapasitas Baterai |
58 kWh – 72,6 kWh |
Pengisian Daya |
DC fast charging (10–80% dalam 18 menit) |
Produksi |
Dirakit lokal (Cikarang, Hyundai Motor MFG) |
Varian |
Prime Standard, Prime Long, Signature |
Catatan: Informasi dapat berbeda tergantung varian dan wilayah. Harga dapat berubah sesuai insentif PPN atau promo dealer.
Keunggulan Hyundai Ioniq 5:
Desain stand out dan aerodinamis
Kapasitas baterai besar untuk perjalanan jauh
Dilengkapi fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System)
Sepanjang tahun 2023, Hyundai Ioniq 5 mencatat penjualan sebesar 7.120 unit, menjadikannya mobil listrik terlaris di Indonesia.
Geely EX5 menjadi salah satu pendatang baru yang langsung menarik perhatian di pasar EV Indonesia. Dengan desain SUV modern, fitur canggih berbasis AI, dan harga yang kompetitif di kelasnya, EX5 cocok untuk pengguna yang mencari kombinasi teknologi, kenyamanan, dan efisiensi.
Spesifikasi |
Detail |
|---|---|
Harga OTR Jakarta |
Rp 465 juta – Rp 515 juta |
Jarak Tempuh |
Hingga 470 km per pengisian |
Kapasitas Baterai |
52 kWh – 62 kWh (tergantung varian) |
Pengisian Daya |
DC fast charging hingga 70 kW |
Produksi |
Dirakit lokal mulai Q3 2025 (Purwakarta) |
Varian |
Pro & Max |
Catatan: Data harga berdasarkan estimasi OTR Jakarta. Jarak tempuh dapat berbeda tergantung varian dan kondisi jalan.
Keunggulan Geely EX5:
Desain SUV modern yang lapang dan cocok untuk keluarga
Dilengkapi AI Voice Assistant & sistem hiburan canggih
Fitur keselamatan aktif: ADAS, 360° Camera, Smart Cruise
Interior premium dengan panel digital dan ambient light
Sejak peluncurannya di IIMS 2025, Geely EX5 telah mencatat lebih dari 1.000 pemesanan unit di Indonesia dan mulai diserahkan ke konsumen sejak pertengahan 2025.
BYD Atto 3 kini menjadi salah satu andalan di lini EV BYD di Indonesia. Dengan performa, desain, dan fitur lengkap, mobil ini cocok untuk pengguna yang mencari SUV listrik kompak dengan nilai jual tinggi.
Spesifikasi |
Detail |
|---|---|
Harga OTR Jakarta |
Rp 470 juta – Rp 520 juta |
Jarak Tempuh |
|
Kapasitas Baterai |
49,92 kWh (Advanced) |
Pengisian Daya |
DC fast charging |
Produksi |
CBU impor |
Varian |
Advanced & Superior |
Catatan: Harga dan spesifikasi bisa berbeda tergantung kota dan promosi dealer.
Keunggulan BYD Atto 3:
Fitur lengkap dan desain futuristik
Battery Blade khas BYD yang lebih aman dan tahan lama
Kapasitas baterai besar dan jarak tempuh yang kompetitif
Sudah punya jaringan after sales BYD Indonesia untuk dukungan servis
Pada 2024, BYD Atto 3 berhasil mencetak 3.291 unit terjual dan menjadi salah satu model EV yang cukup kompetitif di pasar Indonesia. Lebih luas lagi, BYD sebagai merek berhasil meraih pangsa pasar 36% di segmen EV dengan total penjualan 15.433 unit sepanjang 2024 di Indonesia
Seres E1 adalah alternatif terjangkau bagi Anda yang ingin EV mungil dengan harga sangat kompetitif. Cocok untuk penggunaan dalam kota, dengan desain stylish dan cukup fitur.
Spesifikasi |
Detail |
|---|---|
Harga OTR Jakarta |
Rp 189 juta – Rp 219 juta |
Jarak Tempuh |
180 – 220 km per pengisian |
Kapasitas Baterai |
13,8 kWh – 16,8 kWh |
Pengisian Daya |
AC Charging (tanpa fast charging) |
Produksi |
CBU dari Tiongkok |
Varian |
Lite & L |
Catatan: Harga dapat bervariasi antar dealer. Cek ketersediaan dan spesifikasi varian secara langsung.
Keunggulan DFSK Series E1:
Harga entry-level paling terjangkau
Cocok untuk penggunaan harian di kota padat
Tampilan modern dan fitur cukup lengkap
DFSK Seres E1 mulai mendapatkan perhatian setelah GIIAS 2023, dan selama PEVS 2024 berhasil mencatat penjualan 103 unit, angka yang menunjukkan potensi meningkatnya permintaan.
Tertarik punya mobil listrik tapi masih bingung soal biaya hariannya? Anda tidak sendiri. Banyak orang penasaran apakah EV benar-benar lebih hemat daripada mobil konvensional. Yuk, kita kupas satu per satu biayanya.
Salah satu keuntungan terbesar mobil listrik adalah biaya operasional harian yang jauh lebih rendah.
Metode Charging |
Estimasi Biaya |
Jarak Tempuh |
Estimasi Biaya |
|---|---|---|---|
Charging di Rumah |
Rp 50.000 – Rp 70.000 |
300 – 400 km |
Rp 125 – Rp 230/km |
SPKLU (Umum) |
Rp 75.000 – Rp 120.000 |
300 – 400 km |
Rp 190 – Rp 300/km |
Catatan: Simulasi berdasarkan daya 2.200 VA – 7.700 VA dan tarif PLN per Oktober 2025.
Sebagai perbandingan, mobil bensin dengan konsumsi 12 km/liter dan harga BBM Rp 14.000/liter menghasilkan biaya sekitar Rp 1.200 per km hampir 5–6 kali lipat lebih mahal dari EV.
Mobil listrik punya lebih sedikit komponen bergerak dan tidak perlu ganti oli mesin. Ini berarti:
Komponen |
Mobil Bensin |
Mobil Listrik |
|---|---|---|
Oli Mesin |
Ya (setiap 5.000 km) |
Tidak perlu |
Filter & Radiator |
Ya |
Minimal |
Rem |
Lebih cepat aus |
Lebih awet |
Servis Berkala |
Rp 2–4 juta/tahun |
Rp 500 ribu–1 juta/tahun |
Catatan: Estimasi biaya dan frekuensi berdasarkan praktik umum di Indonesia. Angka dapat berbeda tergantung merek, model, dan kebijakan bengkel resmi masing-masing pabrikan.
Menurut Hyundai Indonesia, biaya perawatan Ioniq 5 selama 5 tahun hanya ± Rp 3 juta, dibandingkan mobil bensin yang bisa mencapai Rp 15 juta ke atas.
Pemerintah memberikan insentif cukup besar bagi pemilik EV di Indonesia:
PPnBM 0% untuk mobil listrik murni
Diskon pajak kendaraan (PKB) hingga 90% di beberapa daerah (seperti Jakarta dan Jawa Barat)
Bebas ganjil-genap di DKI Jakarta
Gratis biaya balik nama (BBNKB) di beberapa wilayah
Berdasarkan Pergub DKI Jakarta No. 3 Tahun 2020, kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dibebaskan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di wilayah DKI Jakarta sebagai bentuk insentif untuk mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Karena teknologi dan nilai unitnya berbeda, mobil listrik membutuhkan asuransi yang sesuai. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Jenis Proteksi |
Penting untuk EV? |
Keterangan |
|---|---|---|
Asuransi All Risk |
Ya |
Melindungi dari semua risiko kerusakan besar & kecil |
Perlindungan Baterai |
Ya |
Komponen paling mahal pada mobil listrik |
Tanggung Jawab Pihak Ketiga |
Ya |
Bila terjadi tabrakan yang merugikan orang lain |
Evakuasi & Towing Khusus EV |
Ya |
Untuk kondisi mogok kehabisan daya atau error sistem |
Catatan: Fitur dan cakupan polis asuransi bisa berbeda tergantung penyedia layanan. Pastikan membaca dengan detail syarat dan ketentuan polis sebelum membeli, terutama untuk proteksi baterai dan layanan darurat kendaraan listrik.
Oona menyediakan perlindungan asuransi mobil yang kompatibel dengan EV, termasuk opsi perlindungan komprehensif dan bantuan darurat.
Sudah investasi besar di mobil listrik, tapi belum punya perlindungan yang tepat? Sayang banget. Mobil listrik memang hemat dalam jangka panjang, tapi biaya kerusakannya bisa sangat mahal kalau terjadi hal yang tidak diinginkan.
Baterai adalah “jantung” EV. Sayangnya, ini juga komponen paling mahal untuk diganti atau diperbaiki.
Biaya penggantian baterai bisa mencapai Rp 100 juta – Rp 300 juta tergantung merek dan kapasitas
Tidak semua bengkel umum punya kemampuan untuk memperbaikinya
Kerusakan karena kecelakaan, korsleting, atau banjir bisa langsung merusak modul baterai
Asuransi mobil listrik dengan perlindungan baterai akan membantu Anda menghindari biaya tak terduga ini.
Meskipun EV canggih dan punya fitur ADAS, risiko kecelakaan di jalan tetap ada:
Pengemudi lain bisa ceroboh
Jalan rusak, banjir, atau lampu mati
Kerusakan fisik pada body aluminium atau kaca panoramic EV bisa sangat mahal
Sebagai gambaran, harga suku cadang bumper depan Hyundai Ioniq 5 secara internasional berkisar di angka US$250 (sekitar Rp 3,9 juta), belum termasuk biaya pengecatan dan pemasangan. Di Indonesia, total biaya perbaikan bumper bisa mencapai lebih dari Rp 10 juta tergantung tingkat kerusakan dan ketersediaan suku cadang.
Dengan asuransi All Risk, kerusakan besar maupun kecil bisa ditanggung sepenuhnya.
Berbeda dengan mobil konvensional, EV memerlukan teknisi bersertifikasi. Jika Anda harus memperbaiki EV secara mandiri di bengkel umum:
Biaya bisa lebih mahal karena spare part harus impor
Tidak semua bengkel paham sistem listrik tegangan tinggi
Risiko kesalahan pemasangan bisa lebih tinggi
Asuransi dari penyedia yang mengerti EV akan memastikan mobilmu dirujuk ke bengkel resmi atau rekanan yang kompeten.
Selain kerusakan, EV juga berisiko terhadap:
Kehilangan akibat pencurian
Kerusuhan atau bencana alam
Kerusakan akibat banjir yang bisa langsung merusak sistem baterai bawah kendaraan
Data dari BNPB mencatat lebih dari 1.200 kejadian banjir di Indonesia selama tahun 2023, menjadikan banjir sebagai jenis bencana alam paling sering terjadi di tanah air.
Asuransi yang tepat akan memberikan perlindungan menyeluruh, bukan hanya saat Anda sedang berkendara.
Apa yang terjadi kalau EV Anda kehabisan daya di tengah jalan?
Tidak bisa sekadar "bawa jerigen" seperti mobil bensin
Perlu layanan towing khusus EV
Beberapa asuransi juga memberikan “mobile charging” sebagai bantuan darurat
Asuransi yang baik akan memberikan layanan darurat 24 jam, termasuk towing EV dan hotline bantuan.
Dengan semua risiko dan kompleksitas yang dimiliki kendaraan listrik, penting untuk memilih asuransi yang memang dirancang khusus untuk EV dan di sinilah Oona hadir untuk menjawab kebutuhan itu.
Oona bukan sekadar penyedia asuransi biasa. Kami dipercaya menjadi mitra asuransi resmi oleh dua raksasa industri kendaraan listrik global:
BYD: Salah satu produsen EV terbesar di dunia yang dikenal dengan inovasi dan skala produksi globalnya.
Geely: Pemimpin kendaraan listrik asal Tiongkok yang kini memperluas investasinya di Indonesia melalui perakitan lokal.
Kepercayaan dari dua merek besar ini menunjukkan bahwa layanan, standar proteksi, dan kapabilitas teknis Oona telah memenuhi ekspektasi industri otomotif kelas dunia. Artinya, jika brand-brand global saja percaya, Anda juga bisa merasa tenang bersama Oona.
Oona saat ini memegang sekitar 10% pangsa pasar asuransi untuk kendaraan listrik di Indonesia. Angka ini menunjukkan bahwa ribuan pemilik EV sudah memilih kami untuk melindungi kendaraan mereka dari risiko:
Kerusakan besar dan kecil
Risiko baterai & kelistrikan
Kehilangan kendaraan
Layanan darurat eksklusif EV
Oona menyediakan polis yang memang disesuaikan dengan karakteristik mobil listrik, termasuk:
Perlindungan baterai sebagai komponen paling mahal
Evakuasi dan towing EV 24 jam
Jaringan bengkel rekanan bersertifikasi yang siap menangani sistem listrik tegangan tinggi
Karena kami memahami bahwa pengguna EV adalah pengguna yang tech-savvy dan butuh kemudahan, maka proses klaim di Oona dapat dilakukan secara digital dan transparan cukup lewat situs klaim Asuransi Oona.
Lihat berapa premi yang sesuai untuk mobil listrik Anda dalam hitungan detik, cek harga gratis sekarang!
Memilih mobil listrik bukan sekadar mengikuti tren, tapi langkah nyata menuju masa depan transportasi yang lebih efisien, hemat, dan ramah lingkungan. Dari Wuling Air EV yang simpel hingga Geely EX5 yang canggih, opsi EV di Indonesia kini makin beragam dan terjangkau.
Tapi satu hal yang tidak boleh dilupakan, perlindungan yang tepat.
Mobil listrik punya risiko dan kebutuhan yang berbeda dari mobil konvensional mulai dari baterai bernilai tinggi, sistem kelistrikan kompleks, hingga kebutuhan evakuasi khusus saat terjadi kendala.
Jadi, sebelum Anda melangkah lebih jauh dengan mobil listrik impianmu, pastikan Anda sudah siap melindunginya dengan tepat. Cek harga asuransi mobil listrik dari Oona sekarang. Aman berkendara, tenang punya Oona.