Pencurian aksesori mobil seperti spion, emblem, atau kamera parkir marak terjadi di area parkir umum. Artikel ini membahas apakah kerugian seperti ini bisa diklaim ke asuransi dan bagaimana Anda bisa melindungi kendaraan dari risiko serupa.
ID
English
Bahasa Indonesia
Newsletter berhasil
Baca 10 menit
Oona
Terakhir diperbarui: 07 Mei 2025
Pencurian aksesori mobil seperti spion, emblem, atau kamera parkir marak terjadi di area parkir umum. Artikel ini membahas apakah kerugian seperti ini bisa diklaim ke asuransi dan bagaimana Anda bisa melindungi kendaraan dari risiko serupa.
Aksesori mobil sering menjadi target pencurian karena memiliki nilai jual yang relatif tinggi dan mudah dilepas. Beberapa komponen bahkan dapat dicopot dalam waktu singkat tanpa alat khusus, terutama jika mobil terparkir di area yang minim pengawasan.
Menurut data dari Maritime Fairtrade, Kepolisian Surabaya mencatat 101 kasus pencurian kendaraan bermotor hanya dalam dua bulan, yaitu September hingga Oktober 2022. Kasus tersebut terjadi di berbagai lokasi, mulai dari permukiman, tempat ibadah, hingga fasilitas umum. Meskipun data ini tidak secara khusus merinci pencurian aksesori mobil, angka tersebut menunjukkan bahwa risiko kehilangan kendaraan maupun komponennya tetap perlu diwaspadai.
Laporan Statistik Kriminal BPS juga menunjukkan bahwa pencurian termasuk salah satu tindak kejahatan yang paling sering terjadi di Indonesia. Namun, tingkat pelaporan masyarakat kepada polisi secara umum masih tergolong rendah, yaitu 20,28 persen. Hal ini menunjukkan adanya kemungkinan selisih antara jumlah kejadian sebenarnya di lapangan dan kasus yang tercatat secara resmi.
Di sisi lain, pencurian kendaraan bermotor secara global cenderung memiliki tingkat pelaporan yang lebih tinggi dibandingkan jenis kejahatan properti lainnya. National Crime Victimization Survey (NCVS) mencatat bahwa pelaporan kasus kendaraan bermotor sering kali lebih tinggi karena korban biasanya membutuhkan laporan resmi kepolisian untuk keperluan administratif, termasuk saat mengajukan klaim asuransi kendaraan.
Dalam konteks aksesori mobil, risiko pencurian biasanya meningkat di lokasi yang minim pengawasan, seperti:
Parkiran mal tanpa CCTV
Jalanan sempit saat malam
Lingkungan permukiman minim penjagaan
Meski terlihat sebagai kerugian kecil, kehilangan aksesori dapat menimbulkan biaya penggantian yang tidak sedikit. Karena itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami jenis aksesori yang paling rentan dicuri, cara mengurangi risikonya, serta apakah komponen tersebut dapat dilindungi melalui asuransi.
Berikut daftar aksesori yang paling sering dicuri berdasarkan laporan pengguna dan bengkel resmi:
Jenis Aksesori |
Potensi Risiko |
Harga Pasaran (Estimasi) |
Status Pertanggungan |
|---|---|---|---|
Spion Elektrik/Lipat |
Tinggi |
Rp 1 juta – |
Jika OEM dan tercantum di polis |
Emblem atau |
Sedang |
Rp 200 ribu – |
Umumnya tidak dijamin |
Kamera |
Tinggi |
Rp 700 ribu – |
Jika OEM dan terdaftar |
Antena |
Sedang |
Rp 300 ribu – |
Perluasan diperlukan |
Tutup |
Sedang |
Rp 500 ribu – |
Tidak dijamin kecuali dengan perluasan |
Panel Body |
Rendah–Sedang |
Rp 500 ribu – |
Umumnya tidak dijamin |
Catatan: Aksesori tambahan atau aftermarket tidak otomatis dijamin. Hanya aksesori OEM yang terdaftar dalam polis yang bisa diklaim.
Beberapa aksesori bahkan tidak dijual bebas, sehingga Anda harus memesan ulang melalui dealer resmi dengan harga lebih mahal. Setelah mengetahui aksesori mana saja yang berisiko tinggi dicuri, kini penting untuk memahami apakah kerugian tersebut bisa diklaim melalui asuransi mobil Anda.
Tergantung jenis polis dan ketentuan dari perusahaan asuransi. Secara umum:
Asuransi TLO (Total Loss Only)
Tidak menanggung pencurian aksesori karena nilai kerugiannya tidak mencapai 75% dari harga mobil.
Asuransi All Risk (Komprehensif)
Bisa menanggung kehilangan aksesori, namun dengan syarat aksesori tersebut OEM, tercatat, dan tercantum dalam polis.
Selain itu, klaim kehilangan aksesori bisa ditolak apabila:
Tidak ada bukti kehilangan (misalnya laporan polisi)
Mobil diparkir di tempat yang dianggap berisiko tinggi
Aksesori merupakan hasil modifikasi dan tidak dideklarasikan saat pembuatan polis
Jika Anda merasa aksesori yang hilang termasuk yang dijamin, berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk mengajukan klaim asuransi dengan benar.
Pastikan aksesori terdaftar dalam polis sejak awal. Jika tidak, klaim berpotensi ditolak.
Jika Anda mengalami pencurian aksesori, berikut langkah umum untuk mengajukan klaim asuransi (khusus polis All Risk):
Segera laporkan kejadian ke kepolisian untuk mendapatkan surat keterangan kehilangan.
Dokumentasikan kondisi kendaraan dengan foto bagian yang kehilangan.
Hubungi perusahaan asuransi maksimal 3 x 24 jam sejak kejadian.
Lengkapi dokumen klaim seperti KTP, STNK, polis, kronologi, dan surat kehilangan.
Tunggu proses survei dan verifikasi dari pihak asuransi.
Agar klaim Anda tidak ditolak, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sejak awal pembelian polis hingga setelah kejadian kehilangan.
Daftarkan semua aksesori tambahan (OEM atau aftermarket) saat membuat atau memperbarui polis
Hindari memarkir kendaraan di tempat yang rawan pencurian tanpa pengawasan
Gunakan sistem pengaman tambahan seperti:
Baut anti-pencurian pada spion
Kamera dashboard (dashcam)
Alarm mobil dengan sensor getar dan suara
Simpan bukti pembelian aksesori (nota/invoice) untuk kebutuhan klaim
Rutin membaca kembali ketentuan pengecualian dalam polis asuransi Anda
Seperti pepatah lama, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Prinsip ini juga berlaku untuk pencurian aksesori mobil. Dengan memahami alasan umum klaim asuransi mobil ditolak, Anda dapat mengurangi risiko kendala saat mengajukan klaim di kemudian hari.
Pencurian aksesori bisa menimpa siapa saja, dan klaim asuransi tentu tidak bisa menghapus rasa tidak nyaman yang timbul setelah kejadian tersebut. Karena itu, upaya pencegahan tetap menjadi langkah terbaik.
Pencurian aksesori mobil seperti spion, emblem, atau kamera parkir merupakan risiko nyata yang dapat menimpa siapa saja. Meskipun nilai kerugiannya mungkin tidak sebesar pencurian mobil utuh, kehilangan aksesori tetap menimbulkan kerugian finansial dan ketidaknyamanan.
Asuransi All Risk dapat memberikan perlindungan terhadap kehilangan aksesori tertentu, tergantung pada syarat dan ketentuan polis Anda. Namun, penting untuk memastikan bahwa aksesori tersebut tercantum dalam polis dan mengikuti prosedur klaim yang benar.
Untuk perlindungan maksimal, pertimbangkan untuk menambahkan perluasan jaminan pada polis Anda. Dengan demikian, Anda tidak hanya melindungi kendaraan dari risiko besar, tetapi juga dari kerugian kecil yang sering diabaikan.
Oona Insurance hadir sebagai penyedia asuransi yang menawarkan solusi inovatif untuk mempermudah asuransi yang sering kali terasa rumit. Didukung tim ahli, Oona berkomitmen untuk membantu pelanggan memahami dunia asuransi sambil memberikan perlindungan terbaik. Blog ini akan membahas berbagai tren dan inovasi terkini di industri asuransi, sehingga individu dan bisnis dapat membuat keputusan yang lebih tepat.
Oona
Terakhir diperbarui: 07 Mei 2025
Oona
Terakhir diperbarui: 07 Mei 2025
Oona
Terakhir diperbarui: 05 Mei 2025
Oona
Terakhir diperbarui: 17 Apr 2025
Plaza Asia, Lt. 27 Jl. Jend Sudirman Kav. 59 Jakarta 12190 Indonesia
Dan pantau terus update-nya
Tautan Bermanfaat
PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan merupakan anggota Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK)
Copyright © 2026
OONA Insurance. All Rights Reserved.