globeimage

ID

whitearrow

Baca 5 menit

Negara-Negara yang Memerlukan Visa Schengen

Oona

Oona

Negara-negara yang memerlukan visa schengen

Visa Schengen adalah salah satu dokumen perjalanan paling penting bagi warga negara di luar Uni Eropa yang ingin mengunjungi negara-negara di zona Schengen. Apakah Anda berencana untuk berlibur, melakukan perjalanan bisnis, atau mengunjungi keluarga di Eropa? Ada beberapa hal penting Anda ketahui tentang negara-negara mana yang memerlukan Visa Schengen dan bagaimana cara mendapatkannya. Yuk simak artikel berikut ini!

Apa Itu Visa Schengen?

Visa Schengen adalah visa yang memungkinkan perjalanan tanpa batas di dalam area Schengen, yang terdiri dari 29 negara Eropa yang telah menghapus kontrol paspor di perbatasan bersama mereka. Visa ini memungkinkan pemegangnya untuk tinggal hingga 90 hari dalam periode 180 hari untuk tujuan pariwisata, bisnis, atau kunjungan keluarga. Setelah memahami definisinya, mari kita lihat apa saja keuntungan nyata yang bisa Anda dapatkan dari memiliki Visa Schengen.

Manfaat Memiliki Visa Schengen

Memiliki Visa Schengen menawarkan fleksibilitas besar bagi pelancong karena dapat mengunjungi beberapa negara tanpa perlu mengurus visa tambahan. Ini sangat berguna bagi Anda yang ingin menjelajahi Eropa dengan bebas. Lalu, dengan fleksibilitas sebesar itu, negara mana saja yang sebenarnya bisa Anda kunjungi hanya dengan satu visa ini?

Visa Schengen Bisa Kemana Saja?

Visa Schengen memberi kamu kebebasan untuk bepergian ke 29 negara anggota di kawasan Schengen tanpa harus melewati pemeriksaan paspor di setiap perbatasan. Kamu bisa memulai perjalanan di Prancis, lalu melanjutkan ke Belgia, Belanda, Jerman, dan negara-negara lain—selama visa kamu masih berlaku.
 

Contoh rute perjalanan populer yang bisa dilakukan dengan visa Schengen:
 

  • Rute Barat: Prancis → Belgia → Belanda → Jerman

  • Rute Selatan: Italia → Swiss → Austria → Slovenia

  • Rute Utara: Denmark → Swedia → Norwegia → Finlandia
     

Namun, penting untuk diingat bahwa negara seperti Inggris, Irlandia, dan Siprus bukan bagian dari wilayah Schengen, sehingga kamu tetap membutuhkan visa terpisah untuk mengunjungi negara-negara tersebut.
 

Untuk mempermudah perencanaan, di bawah ini tersedia daftar lengkap dan terbaru dari 29 negara Schengen, lengkap dengan tiga daya tarik wisata populer dan waktu terbaik untuk berkunjung.

Daftar Negara Schengen

Schengen Area adalah wilayah bebas visa terbesar di dunia, mencakup sebagian besar negara di Eropa yang telah menyepakati penghapusan kontrol perbatasan internal. Artinya, kamu hanya perlu satu visa Schengen untuk dapat menjelajahi lebih dari 25 negara sekaligus, tanpa harus melewati pemeriksaan imigrasi antarnegara.
 

Wilayah ini sangat populer di kalangan pelancong karena menawarkan kombinasi pemandangan alam yang spektakuler, warisan budaya yang kaya, arsitektur ikonik, dan kota-kota penuh sejarah yang saling terhubung dengan sistem transportasi efisien. Apakah kamu ingin menikmati aurora di Islandia, bersantai di kanal Venesia, atau menyusuri kastil tua di Slovakia—semuanya bisa diakses dalam satu perjalanan.
 

Di bawah ini adalah daftar lengkap negara-negara yang tergabung dalam Schengen Area, lengkap dengan 3 daya tarik wisata paling terkenal di masing-masing negara dan waktu terbaik untuk mengunjunginya agar pengalaman liburan kamu lebih maksimal. 

Negara Schengen

3 Daya Tarik Wisata Populer

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Austria

Schönbrunn Palace, Hallstatt, Danube Valley

April–Juni & September

Belgia

Grand Place Brussels, Bruges Old Town, Atomium

Mei–September

Bulgaria

Sofia Old Town, Rila Monastery, Plovdiv

Mei–September

Denmark

Tivoli Gardens, Nyhavn, Istana Amalienborg

Mei–Agustus

Estonia

Kota Tua Tallinn, Lahemaa National Park, Toompea Castle

Mei–Agustus

Finlandia

Santa Claus Village, Helsinki Cathedral, Aurora Borealis

Des–Mar (salju), Jun–Agu (musim panas)

Prancis

Menara Eiffel, Louvre, Istana Versailles

April–Juni & Sep–Okt

Jerman

Brandenburg Gate, Neuschwanstein Castle, Tembok Berlin

Mei–September

Yunani

Acropolis Athena, Santorini, Delphi

April–Juni & September

Hongaria

Gedung Parlemen Budapest, Danau Balaton, Chain Bridge

Mei–September

Islandia

Blue Lagoon, Gullfoss, Aurora Borealis

Jun–Agu (outdoor), Okt–Mar (aurora)

Italia

Colosseum, Menara Pisa, Kanal Venesia

April–Juni & Sep–Okt

Latvia

Kota Tua Riga, Jurmala Beach, House of the Blackheads

Juni–Agustus

Liechtenstein

Vaduz Castle, Kunstmuseum, Malbun

Mei–September

Lituania

Kota Tua Vilnius, Trakai Castle, Bukit Salib

Mei–September

Luksemburg

Bock Casemates, Vianden Castle, Grund District

Mei–Oktober

Malta

Blue Lagoon, Mdina, Kuil Hagar Qim

Mei–Oktober

Belanda

Kinderdijk, Museum Van Gogh, Kanal Amsterdam

April (tulip), Mei–Sep

Norwegia

Geirangerfjord, Trolltunga, Oslo Opera House

Juni–Agustus

Polandia

Krakow Old Town, Auschwitz, Wawel Castle

Mei–September

Portugal

Menara Belem, Porto Ribeira, Sintra

Mar–Jun & Sep–Okt

Rumania

Kastil Bran (Drakula), Pegunungan Carpathian, Istana Parlemen

Mei–September

Republik Ceko

Prague Castle, Charles Bridge, Old Town Square

Mei–Juni & September

Slovakia

Kastil Bratislava, Pegunungan Tatra, Kastil Spis

Mei–September

Slovenia

Danau Bled, Gua Postojna, Ljubljana Old Town

Mei–Oktober

Spanyol

Sagrada Familia, Alhambra, Park Güell

April–Juni & Sep–Okt

Swedia

Gamla Stan, Museum Vasa, Lapland

Mei–Agu (kota), Des–Feb (salju)

Swiss

Matterhorn, Danau Geneva, Jungfraujoch

Jun–Sep (hiking), Des–Feb (ski)

Kroasia

Dubrovnik, Plitvice Lakes, Split

Mei–Oktober


Catatan: Waktu terbaik untuk berkunjung bersifat perkiraan umum berdasarkan iklim, keramaian turis, dan pengalaman wisata optimal. Pastikan untuk mengecek kalender acara lokal, cuaca musiman, serta persyaratan visa atau masuk ke wilayah Schengen sebelum merencanakan perjalanan.


Dengan banyaknya negara yang termasuk, bagaimana sistem visa ini diterapkan secara kolektif oleh seluruh anggota zona Schengen?

Negara Anggota yang Menerapkan Kebijakan Visa Schengen

Semua negara anggota zona Schengen menerapkan kebijakan visa yang seragam berdasarkan perjanjian bersama. Artinya, jika Anda memerlukan visa untuk masuk ke satu negara Schengen, maka Anda juga memerlukan visa yang sama untuk memasuki negara Schengen lainnya.
 

Aturan ini berlaku secara kolektif dan tidak ditentukan oleh masing-masing negara secara terpisah. Jadi, tidak ada pengecualian berdasarkan negara tujuan pertama—visa Schengen berlaku konsisten di seluruh kawasan. Namun tidak semua orang bebas masuk begitu saja—banyak negara non-Uni Eropa tetap diwajibkan untuk mengajukan Visa Schengen sebelum keberangkatan.

Negara Non-Uni Eropa yang Wajib Mengajukan Visa Schengen

Sebagian besar warga negara di luar Uni Eropa (UE) dan Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) diwajibkan mengajukan Visa Schengen sebelum memasuki area Schengen. Ini termasuk pelancong dari berbagai negara Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin.
 

Beberapa negara yang perlu mengurus visa Schengen antara lain:
Indonesia, India, Tiongkok, Rusia, Pakistan, Mesir, Afrika Selatan, Nigeria, Turki, dan Filipina.
 

Visa ini wajib bahkan untuk kunjungan singkat seperti wisata, bisnis, atau transit. Oleh karena itu, penting untuk mengecek status negara asal Anda di daftar resmi Komisi Eropa atau kedutaan terkait sebelum merencanakan perjalanan ke Eropa. Lalu, jika visa sudah di tangan, berapa lama Anda bisa tinggal dan seberapa fleksibel penggunaannya?

Visa Schengen Berlaku Berapa Lama?

Visa Schengen umumnya memungkinkan Anda tinggal maksimal 90 hari dalam periode 180 hari. Ini berarti Anda bisa berada di zona Schengen selama tiga bulan, lalu wajib keluar selama tiga bulan sebelum bisa masuk kembali.
 

Jenis masa berlaku visa antara lain:
 

  • Single Entry: Hanya bisa masuk sekali ke zona Schengen

  • Double Entry: Bisa masuk dua kali selama masa berlaku visa

  • Multiple Entry: Bisa keluar-masuk berkali-kali selama 90 hari dalam 180 hari
     

Jika Anda memiliki rencana perjalanan jangka panjang atau kunjungan berkala, pastikan memilih opsi visa yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas Anda. Meskipun begitu, ada beberapa pengecualian menarik—terutama bagi warga negara dari negara-negara tertentu. 

Pengecualian dan Peraturan Khusus

Beberapa negara memiliki perjanjian khusus dengan Uni Eropa yang memungkinkan warga negaranya masuk tanpa visa untuk kunjungan jangka pendek. Misalnya, warga negara Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Jepang tidak memerlukan visa untuk kunjungan hingga 90 hari. Sekarang saatnya masuk ke bagian paling praktis; bagaimana sebenarnya cara mengajukan Visa Schengen dari Indonesia?

Proses Pengajuan Visa Schengen

Saat Anda sedang menyiapkan dokumen dan menghitung anggaran biaya pengajuan visa, jangan abaikan salah satu komponen paling krusial dalam aplikasi Visa Schengen: asuransi perjalanan Anda. Banyak pemohon menganggap ini sebagai hal sepele, padahal faktanya, ini adalah salah satu dokumen pertama yang akan diperiksa oleh petugas visa. Asuransi Anda harus memenuhi kriteria tertentu—bukan sembarang polis bisa diterima. Polis tersebut wajib mencakup perlindungan medis darurat dan biaya repatriasi, dengan nilai minimum €30.000. Tanpa asuransi yang sesuai, bahkan aplikasi visa yang tampaknya lengkap bisa saja langsung ditolak.
 

Mari kita bahas lebih lanjut seperti apa asuransi perjalanan yang dibutuhkan, dan bagaimana Oona bisa membantu Anda memenuhinya dengan mudah.
 

1. Persiapan Dokumen
 

  • Paspor yang masih berlaku

  • Formulir aplikasi yang telah diisi

  • Foto ukuran paspor

  • Asuransi perjalanan

  • Bukti akomodasi

  • Bukti keuangan yang cukup
     

2. Prosedur Pengajuan
 

  • Tentukan jenis visa yang dibutuhkan (pariwisata, bisnis, kunjungan keluarga)

  • Ajukan permohonan di kedutaan atau konsulat negara Schengen pertama yang akan Anda kunjungi

  • Jadwalkan wawancara (jika diperlukan)
     

3. Waktu Proses dan Biaya
 

  • Proses pengajuan biasanya memakan waktu 15 hari kerja, tetapi bisa lebih lama selama periode sibuk

  • Biaya Visa Schengen biasanya sekitar €80 untuk orang dewasa, dengan diskon untuk anak-anak dan beberapa kategori pelancong lainnya
     

Setelah mengetahui alur dan biaya pengajuan visa, kini saatnya memastikan salah satu syarat terpenting tidak terlewat yaitu asuransi perjalanan internasional yang sesuai standar Schengen.
 

Persyaratan Asuransi Perjalanan
 

Salah satu dokumen terpenting dalam pengajuan visa Schengen adalah asuransi perjalanan internasional. Asuransi ini harus mencakup minimal €30.000 untuk biaya medis dan repatriasi.
 

Asuransi Oona menyediakan asuransi perjalanan internasional yang memenuhi persyaratan visa Schengen. Kamu dapat melihat pilihan produk asuransi perjalanan Oona di situs resmi kami.

Baca Juga: Panduan Proses Aplikasi Visa Schengen dari Indonesia 

Sudah siap mengajukan? Simak dulu beberapa tips penting berikut agar proses aplikasi berjalan mulus tanpa hambatan.

Tips dan Trik Mendapatkan Visa Schengen

  • Rencanakan jauh-jauh hari: Mulailah persiapan dan ajukan permohonan visa setidaknya 3 bulan sebelum tanggal keberangkatan Anda.

  • Pastikan semua dokumen lengkap: Dokumen yang tidak lengkap dapat menyebabkan penundaan atau penolakan aplikasi.

  • Jujur dalam wawancara: Jawab pertanyaan dengan jujur dan sampaikan rencana perjalanan Anda secara jelas.
     

Dengan persiapan yang matang dan informasi yang tepat, peluang mendapatkan Visa Schengen akan jauh lebih besar. Berikut kesimpulan dari semua yang telah kita bahas.

Kesimpulan

Mengajukan Visa Schengen bisa tampak rumit, tetapi dengan persiapan yang tepat, proses ini bisa berjalan lancar. Pastikan Anda memahami persyaratan dan mematuhi semua aturan yang berlaku. Semoga panduan ini membantu Anda dalam merencanakan perjalanan ke Eropa.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Visa Schengen berlaku untuk semua negara eropa?

Answer
Tidak, Visa Schengen hanya berlaku di 29 negara anggota zona Schengen. Negara-negara seperti Inggris, Irlandia, dan beberapa negara Balkan tidak termasuk dalam zona Schengen.
Questions
Apakah Visa Schengen berlaku untuk semua negara eropa?
Sequence Id
1
Tags

Berapa lama saya bisa tinggal dengan Visa Schengen?

Answer

Anda bisa tinggal hingga 90 hari dalam periode 180 hari di negara-negara Schengen.

Questions
Berapa lama saya bisa tinggal dengan Visa Schengen?
Sequence Id
2
Tags

Apakah Visa Schengen berlaku untuk semua negara eropa?

Answer

Tidak, Visa Schengen hanya berlaku di 26 negara anggota zona Schengen. Negara-negara seperti Inggris, Irlandia, dan beberapa negara Balkan tidak termasuk dalam zona Schengen.

Questions
Apakah Visa Schengen berlaku untuk semua negara eropa?
Sequence Id
1
Tags

Berapa lama saya bisa tinggal dengan Visa Schengen?

Answer
Anda bisa tinggal hingga 90 hari dalam periode 180 hari di negara-negara Schengen.
Questions
Berapa lama saya bisa tinggal dengan Visa Schengen?
Sequence Id
2
Tags

Apakah saya bisa bekerja dengan Visa Schengen?

Answer

Visa Schengen hanya memungkinkan kunjungan jangka pendek untuk pariwisata, bisnis, atau kunjungan keluarga. Untuk bekerja, Anda memerlukan visa atau izin kerja yang berbeda.

Questions
Apakah saya bisa bekerja dengan Visa Schengen?
Sequence Id
3
Tags

Bagaimana jika permohonan Visa Schengen saya ditolak?

Answer

Jika permohonan Anda ditolak, Anda akan menerima alasan penolakan. Anda bisa mengajukan banding atau mengajukan permohonan baru dengan memperbaiki kesalahan yang ada.

Questions
Bagaimana jika permohonan Visa Schengen saya ditolak?
Sequence Id
4
Tags

Bisakah saya memperpanjang Visa Schengen?

Answer
Dalam beberapa kasus khusus, seperti keadaan darurat medis, Visa Schengen dapat diperpanjang. Anda perlu mengajukan permohonan perpanjangan di otoritas imigrasi setempat di negara Schengen.
Questions
Bisakah saya memperpanjang Visa Schengen?
Sequence Id
6
Tags

Apakah saya bisa bekerja dengan Visa Schengen?

Answer
Visa Schengen hanya memungkinkan kunjungan jangka pendek untuk pariwisata, bisnis, atau kunjungan keluarga. Untuk bekerja, Anda memerlukan visa atau izin kerja yang berbeda.
Questions
Apakah saya bisa bekerja dengan Visa Schengen?
Sequence Id
3
Tags

Bagaimana jika permohonan Visa Schengen saya ditolak?

Answer
Jika permohonan Anda ditolak, Anda akan menerima alasan penolakan. Anda bisa mengajukan banding atau mengajukan permohonan baru dengan memperbaiki kesalahan yang ada.
Questions
Bagaimana jika permohonan Visa Schengen saya ditolak?
Sequence Id
4
Tags

Bisakah saya memperpanjang Visa Schengen?

Answer

Dalam beberapa kasus khusus, seperti keadaan darurat medis, Visa Schengen dapat diperpanjang. Anda perlu mengajukan permohonan perpanjangan di otoritas imigrasi setempat di negara Schengen.

Questions
Bisakah saya memperpanjang Visa Schengen?
Sequence Id
6
Tags

Apakah anak-anak memerlukan Visa Schengen?

Answer
Ya, anak-anak juga memerlukan Visa Schengen untuk memasuki negara-negara di zona Schengen, kecuali mereka memiliki kewarganegaraan dari negara yang dibebaskan visa.
Questions
Apakah anak-anak memerlukan Visa Schengen?
Sequence Id
5
Tags

Dapatkan Asuransi Perjalanan dari Oona Sekarang!

Cek Harga Gratis