globeimage

ID

whitearrow

8 Menit read

EES 2025: Aturan Baru Perjalanan WNI ke Eropa

Oona

Oona

EES 2025: Aturan baru perjalanan WNI ke Eropa

Mulai Oktober 2025, Uni Eropa akan memperkenalkan Entry/Exit System (EES), sistem digital baru yang menggantikan cap paspor manual di perbatasan Schengen. Bagi warga Indonesia yang ingin menjelajah Eropa, perubahan ini akan mempengaruhi cara masuk, keluar, dan lama tinggal. Pahami apa itu EES, siapa yang wajib mengikutinya, dan bagaimana mempersiapkan perjalanan Anda.

Siap Hadapi Perubahan Besar di Perjalanan ke Eropa

Bayangkan Anda mendarat di Bandara Amsterdam atau Paris pada akhir 2025. Alih-alih petugas membubuhkan cap di paspor, Anda justru diarahkan untuk memindai wajah dan sidik jari di mesin otomatis. Itulah Entry/Exit System (EES), sistem baru yang akan mengubah cara warga negara non-Uni Eropa, termasuk Indonesia, memasuki dan meninggalkan wilayah Schengen.
 

Mulai 12 Oktober 2025, semua pelancong non-EU akan melalui proses digitalisasi perbatasan. Uni Eropa menyebutnya langkah penting menuju “perbatasan cerdas” yang lebih aman dan efisien. Sistem ini merekam data identitas dasar, tanggal masuk-keluar, serta biometrik seperti sidik jari dan foto wajah.
 

Menurut data resmi Komisi Eropa, sistem ini akan mencatat hingga 265 juta perjalanan setiap tahun oleh warga non-EU. Dengan jumlah wisatawan Indonesia yang terus pulih pasca-pandemi, pemahaman tentang EES menjadi semakin penting.
 

Namun apa sebenarnya tujuan sistem ini? Mengapa diberlakukan sekarang? Dan apakah proses masuk ke Eropa akan jadi lebih lama? 
 

Artikel ini akan menjawab semuanya, mulai dari alasan lahirnya EES, cara kerjanya, hingga dampaknya bagi Anda yang merencanakan liburan atau bisnis ke Eropa tahun depan.

EES 2025: Aturan Baru Perjalanan WNI ke Eropa

Mengapa Eropa Mengubah Cara Wisatawan Masuk ke Schengen

Perjalanan ke Eropa selalu punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan Indonesia. Dari menatap menara Eiffel hingga menikmati aurora di Norwegia, setiap tahun ribuan orang Indonesia menjejakkan kaki ke wilayah Schengen Area, yang mencakup 29 negara Eropa.
 

Namun mulai 12 Oktober 2025, ada perubahan besar di pintu masuk Eropa; Entry/Exit System (EES). Ini merupakan sistem digital baru dari Uni Eropa untuk mencatat siapa yang masuk dan keluar kawasan Schengen.
 

Menurut Komisi Eropa, EES bertujuan menggantikan cap paspor manual dan menciptakan perbatasan yang lebih “pintar” dan efisien. Dengan sistem ini, data wisatawan non-Uni Eropa seperti nama, tanggal lahir, paspor, foto wajah, dan sidik jari akan disimpan secara elektronik setiap kali masuk atau keluar Schengen.
 

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS, 2024) menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan Indonesia ke Eropa terus meningkat sejak pembukaan pasca-pandemi. Artinya, perubahan ini akan berdampak langsung pada banyak pelancong asal Indonesia yang berencana liburan atau urusan bisnis ke benua biru.

Bagaimana Sistem EES Bekerja

Jika selama ini petugas imigrasi menstempel paspor Anda setiap kali masuk dan keluar Eropa, maka dengan EES proses itu beralih menjadi otomatis dan berbasis biometrik.
 

Berikut ringkasan alur prosesnya menurut situs resmi EES.

Tahapan

Proses di Perbatasan

1. Kedatangan di perbatasan eksternal

Wisatawan non-EU memindai paspor di kios otomatis atau menyerahkannya ke petugas.

2. Perekaman biometrik

Sistem mengambil foto wajah dan empat sidik jari untuk identifikasi.

3. Validasi data

Data diverifikasi dengan catatan sebelumnya untuk menentukan sisa hari tinggal (maks. 90 hari dalam 180 hari).

4. Pencatatan keluar

Saat meninggalkan Schengen, sistem otomatis mencatat tanggal dan titik keluar.


Catatan:
Informasi pada tabel ini bersifat ilustratif berdasarkan panduan resmi Uni Eropa tentang sistem Entry/Exit (EES). Prosedur di lapangan dapat berbeda tergantung negara tujuan, jenis perbatasan (udara, laut, atau darat), serta kebijakan otoritas setempat.


Proses ini akan diterapkan di bandara internasional seperti Amsterdam Schiphol, Paris Charles de Gaulle, Frankfurt, dan Rome Fiumicino secara bertahap hingga April 2026.

Siapa yang Wajib Mengikuti EES

  • Warga negara dari luar Uni Eropa/EEA/Swiss yang masuk wilayah Schengen untuk kunjungan singkat (≤ 90 hari).

  • Wisatawan dengan visa Schengen maupun yang bebas visa.

Siapa yang Dikecualikan

  • Warga Uni Eropa, EEA, atau Swiss.

  • Pemegang izin tinggal jangka panjang di negara Schengen.

Mengapa Uni Eropa Menerapkan EES Sekarang

Uni Eropa menyebut EES sebagai bagian dari inisiatif “Smart Borders” untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi perjalanan internasional.
Beberapa alasan utamanya:
 

  1. Mencegah overstay
    Sistem digital memudahkan otoritas memantau apakah seseorang tinggal lebih dari 90 hari.

  2. Mempercepat proses perbatasan
    Tanpa cap paspor manual, antrean diharapkan berkurang setelah masa transisi.

  3. Meningkatkan keamanan
    Dengan biometrik, identitas lebih sulit dipalsukan.

  4. Modernisasi sistem perbatasan
    Uni Eropa berupaya menyelaraskan teknologi antar-negara anggota agar data lintas batas lebih terintegrasi.
     

Menurut Komisi Eropa (2025), sistem EES akan menggantikan pencatatan manual di perbatasan eksternal Schengen dan secara elektronik mencatat semua data masuk serta keluar bagi warga non-Uni Eropa.

Apa Artinya untuk Wisatawan Indonesia

Bagi pelancong Indonesia, EES membawa beberapa perubahan praktis yang perlu dipahami:

1. Persiapan Tambahan di Bandara

Saat tiba di negara Schengen, Anda mungkin harus:
 

  • Memindai paspor di kios otomatis.

  • Difoto dan direkam sidik jarinya (khusus dewasa).

  • Menunggu verifikasi sistem sebelum masuk resmi.
     

Meskipun terdengar sederhana, tahap ini bisa memakan waktu lebih lama pada awal penerapan. Otoritas memperkirakan kemungkinan antrean tambahan 15–30 menit di bandara besar saat transisi.

2. Catatan Digital Lama Tinggal

Sistem akan menghitung otomatis berapa lama Anda berada di zona Schengen. Jika Anda sering keluar-masuk (misalnya antar negara UE), semua tercatat. Artinya, tidak ada lagi kebingungan soal “sisa hari” visa Schengen.

3. Privasi dan Keamanan Data

Uni Eropa menjamin semua data biometrik disimpan aman sesuai General Data Protection Regulation (GDPR) dan hanya dapat diakses oleh otoritas berwenang.

Apa Tantangan yang Bisa Terjadi

Setiap inovasi besar membawa tantangan baru, termasuk EES.
 

  1. Potensi antrean saat penerapan awal
    Media Eropa memperkirakan peningkatan waktu tunggu hingga dua kali lipat di bandara-bandara besar pada minggu-minggu pertama.

  2. Ketidaksiapan sistem di beberapa titik perbatasan
    Tidak semua negara Schengen memiliki infrastruktur biometrik yang sama kuatnya pada fase awal.

  3. Kekhawatiran privasi bagi pelancong
    Sebagian wisatawan khawatir soal bagaimana data wajah dan sidik jari digunakan, meski dijamin aman oleh regulasi UE.

  4. Kemungkinan kebingungan antar-negara
    Karena penerapan bertahap, pengalaman di tiap bandara bisa berbeda; misalnya Prancis dan Jerman mungkin lebih siap dibanding Yunani atau Hungaria.
     

Untuk menghindari stres perjalanan, sebaiknya datang lebih awal ke bandara, minimal tiga jam sebelum keberangkatan internasional menuju negara Schengen.

Langkah yang Bisa Dilakukan Wisatawan Indonesia

Berikut beberapa hal praktis agar perjalanan Anda lancar saat EES mulai berlaku:

Langkah

Penjelasan

Periksa masa berlaku paspor

Pastikan paspor berlaku minimal 6 bulan setelah tanggal kembali.

Siapkan waktu tambahan di bandara

Antrean biometrik bisa menambah durasi pemeriksaan.

Lengkapi dokumen perjalanan

Tiket pulang, bukti akomodasi, dan asuransi perjalanan tetap wajib.

Gunakan asuransi perjalanan internasional

Lindungi diri dari penundaan penerbangan, kehilangan bagasi, dan keadaan darurat medis.

Ikuti informasi resmi bandara

Pantau situs bandara tempat Anda tiba, karena sistem bisa berbeda antar-negara.


Catatan: Rekomendasi pada tabel ini bersifat informatif dan bertujuan membantu wisatawan Indonesia mempersiapkan perjalanan ke wilayah Schengen setelah penerapan EES. Prosedur di setiap negara dapat berbeda tergantung kebijakan bandara dan otoritas perbatasan setempat. 


Selalu periksa informasi terbaru dari Kedutaan atau situs resmi Uni Eropa sebelum berangkat. Untuk perlindungan perjalanan, pelajari produk Asuransi Perjalanan Oona yang memberikan jaminan biaya medis dan kompensasi keterlambatan penerbangan.

Bagaimana EES Terhubung dengan Sistem ETIAS

Mulai 2026, Uni Eropa juga akan meluncurkan ETIAS (European Travel Information and Authorisation System), semacam izin elektronik bagi warga negara bebas visa.
EES dan ETIAS akan bekerja berdampingan:
 

  • EES: mencatat data kedatangan dan keberangkatan.

  • ETIAS: memeriksa izin masuk sebelum keberangkatan.


Jadi, wisatawan Indonesia yang membutuhkan visa Schengen tetap memprosesnya seperti biasa, tetapi data perjalanan mereka akan terekam di EES.

Dampak Positif Jangka Panjang

Walau awalnya mungkin merepotkan, EES diharapkan membawa beberapa manfaat nyata:
 

  1. Perjalanan lebih aman
    Data biometrik meminimalkan risiko identitas palsu.

  2. Proses lebih cepat dalam jangka panjang
    Setelah data awal terekam, kunjungan berikutnya menjadi lebih mudah.

  3. Pemantauan visa yang lebih akurat
    Tidak ada lagi kekeliruan soal masa tinggal.

  4. Kenyamanan lintas batas
    Teknologi seragam di semua negara Schengen akan menyederhanakan perjalanan multi-negara.

Apa yang Terjadi Jika Menolak Perekaman Biometrik

Uni Eropa menyatakan bahwa menolak perekaman biometrik berarti menolak pemeriksaan perbatasan, yang dapat berujung pada penolakan masuk. Karenanya, penting untuk memahami bahwa EES adalah proses wajib bagi semua pengunjung non-Uni Eropa.

Perbandingan: Sebelum dan Sesudah EES

Aspek

Sebelum EES

Sesudah EES
(mulai 12 Oktober 2025)

Cap paspor

Manual, di setiap titik masuk

Digantikan catatan digital

Lama tinggal

Dihitung manual oleh petugas

Dihitung otomatis

Keamanan data

Tidak tersentralisasi

Tersimpan di sistem EES (GDPR)

Pemeriksaan identitas

Visual dan manual

Biometrik dan digital

Potensi antrean

Tergantung petugas

Lebih efisien setelah transisi


Catatan:
Tabel ini merupakan simulasi perbandingan untuk tujuan ilustratif. Proses dan kebijakan perbatasan dapat bervariasi tergantung negara anggota Schengen dan fase penerapan sistem EES. Informasi resmi mengenai pelaksanaan EES dapat dilihat di situs Uni Eropa.

Persiapan Mental dan Finansial Sebelum Terbang

Selain menyiapkan dokumen, pastikan juga Anda siap menghadapi kemungkinan keterlambatan atau perubahan jadwal penerbangan. Kondisi seperti ini bisa memicu biaya tambahan mulai dari penginapan darurat hingga tiket pengganti.
 

Untuk menghindarinya, miliki asuransi perjalanan internasional yang menanggung risiko seperti:
 

  • Penundaan atau pembatalan penerbangan.

  • Kehilangan bagasi atau dokumen.

  • Keadaan darurat medis di luar negeri.
     

Temukan detail perlindungan di Asuransi Perjalanan Oona.

Menuju Era Baru Perjalanan ke Eropa

EES bukan sekadar proyek teknologi, tetapi simbol transisi menuju perbatasan yang lebih transparan dan aman di Eropa. Bagi wisatawan Indonesia, pemahaman dini tentang sistem ini akan membantu menghindari kebingungan di bandara dan memastikan perjalanan berjalan lancar.
 

Dengan persiapan dokumen, waktu, dan asuransi yang tepat, Anda bisa tetap menikmati keindahan Eropa tanpa cemas.

Kesimpulan

EES menandai babak baru dalam cara dunia bepergian; lebih digital, aman, dan efisien. Bagi wisatawan Indonesia, perubahan ini mungkin terasa asing di awal, tetapi dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa melewatinya dengan mudah.
 

Mulailah dengan memastikan dokumen perjalananmu lengkap, paspor masih berlaku panjang, dan tiba lebih awal di bandara selama masa transisi sistem ini. Jangan lupa juga menyiapkan perlindungan finansial jika hal tak terduga terjadi di tengah perjalanan.
 

Dengan Asuransi Perjalanan Oona, Anda bisa bepergian ke Eropa dengan tenang tanpa khawatir soal keterlambatan pesawat, kehilangan bagasi, atau keadaan darurat medis.
 

Karena perjalanan yang aman dimulai dari persiapan yang matang. Jadi, saat EES resmi berlaku, Anda sudah siap melangkah dengan percaya diri menuju destinasi impian di benua biru.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana proses EES di bandara?

Answer
Wisatawan akan memindai paspor di kios otomatis atau petugas, lalu dilakukan perekaman foto wajah dan sidik jari sebelum izin masuk diberikan.
Questions
Bagaimana proses EES di bandara?
Sequence Id
5
Tags

Kapan EES mulai berlaku?

Answer
Sistem mulai diterapkan pada 12 Oktober 2025 dan akan beroperasi penuh di seluruh perbatasan eksternal Schengen pada April 2026.
Questions
Kapan EES mulai berlaku?
Sequence Id
2
Tags

Apakah anak-anak juga akan direkam datanya?

Answer
Ya, namun kebijakan perekaman biometrik untuk anak di bawah usia tertentu dapat bervariasi tergantung negara Schengen tujuan.
Questions
Apakah anak-anak juga akan direkam datanya?
Sequence Id
6
Tags

Apa hubungan antara EES dan ETIAS?

Answer
EES mencatat data perlintasan, sedangkan ETIAS adalah sistem izin perjalanan elektronik yang akan berlaku mulai 2026 untuk warga negara bebas visa. Keduanya saling melengkapi.
Questions
Apa hubungan antara EES dan ETIAS?
Sequence Id
9
Tags

Apakah warga Indonesia wajib mengikuti EES?

Answer
Ya. Semua pemegang paspor Indonesia yang bepergian ke wilayah Schengen untuk kunjungan singkat (maksimal 90 hari dalam 180 hari) akan melalui proses EES.
Questions
Apakah warga Indonesia wajib mengikuti EES?
Sequence Id
3
Tags

Apakah penerapan EES akan menambah waktu antre di bandara?

Answer
Pada fase awal, kemungkinan antrean bisa lebih panjang karena proses perekaman biometrik. Namun setelah data tersimpan, kunjungan berikutnya akan lebih cepat.
Questions
Apakah penerapan EES akan menambah waktu antre di bandara?
Sequence Id
8
Tags

Apakah EES menggantikan visa Schengen?

Answer
Tidak. Visa tetap diperlukan bagi warga negara yang diwajibkan, termasuk Indonesia. EES hanya mencatat data perjalanan, bukan izin masuk.
Questions
Apakah EES menggantikan visa Schengen?
Sequence Id
4
Tags

Bagaimana cara mempersiapkan diri sebelum EES berlaku?

Answer
Pastikan paspor masih berlaku minimal 6 bulan, tiba lebih awal di bandara, dan siapkan asuransi perjalanan internasional seperti Asuransi Perjalanan Oona agar Anda tetap tenang menghadapi situasi tak terduga.
Questions
Bagaimana cara mempersiapkan diri sebelum EES berlaku?
Sequence Id
10
Tags

Apa itu Entry/Exit System?

Answer
Entry/Exit System (EES) adalah sistem digital Uni Eropa yang mencatat data masuk dan keluar wisatawan non-Uni Eropa di wilayah Schengen, menggantikan cap paspor manual.
Questions
Apa itu Entry/Exit System?
Sequence Id
1
Tags

Bagaimana Uni Eropa melindungi data pribadi wisatawan?

Answer
Semua data disimpan sesuai regulasi GDPR (General Data Protection Regulation) dan hanya dapat diakses oleh otoritas yang berwenang.
Questions
Bagaimana Uni Eropa melindungi data pribadi wisatawan?
Sequence Id
7
Tags

Artikel Terkait

Fungsi asuransi perjalanan saat liburan Anda berubah menjadi bencana
Oona

Oona

Fungsi Asuransi Perjalanan Saat Liburan Anda Berubah Menjadi Bencana

Asuransi Perjalanan Digital Cocok untuk Milenial
Oona

Oona

Apa yang Membuat Asuransi Perjalanan Digital Cocok untuk Milenial?

Panduan lengkap glamping di Indonesia
Oona

Oona

Panduan Glamping di Indonesia: Dari Bogor hingga Lembah Pangalengan

Pengertian glamping dan bedanya dengan camping biasa
Oona

Oona

Pengertian Glamping dan Bedanya dengan Camping Biasa

Musim Sakura di Korea & Jepang
Oona

Oona

Musim Sakura di Korea & Jepang: Kapan dan di Mana?

Glamping terbaik di Puncak menanti akhir pekan Anda
Oona

Oona

Glamping di Puncak: 7 Tempat Terbaik untuk Liburan Singkat

Asuransi perjalanan terbaik untuk WNI ke Zona Schengen
Oona

Oona

Asuransi Perjalanan Terbaik untuk Visa Schengen WNI

EES 2025: Aturan baru perjalanan WNI ke Eropa
Oona

Oona

EES 2025: Aturan Baru Perjalanan WNI ke Eropa

Itinerary 7 hari ke Korea Selatan di bawah Rp 10 Juta
Oona

Oona

Itinerary 7 Hari ke Korea Selatan di Bawah Rp 10 Juta

Asuransi perjalanan ke luar negeri
Oona

Oona

Panduan Lengkap Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri

5 kesalahan turis Indonesia di Korea Selatan
Oona

Oona

5 Kesalahan Umum Saat Pertama Kali ke Korea Selatan

Asuransi perjalanan untuk pulau terpencil Indonesia
Oona

Oona

Asuransi Perjalanan untuk Pulau Terpencil di Indonesia

Tempat wisata anti-mainstream di Indonesia
Oona

Oona

Visa Jepang Ditolak? Ini 7 Alasan Umum dan Cara Menghindarinya

Asuransi perjalanan untuk Visa Schengen
Oona

Oona

Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen

Tempat wisata anti-mainstream di Indonesia
Oona

Oona

Tempat Wisata Anti-Mainstream di Indonesia

Tempat wisata anti-mainstream di Indonesia
Oona

Oona

Negara Schengen dengan Tingkat Persetujuan Visa Tertinggi untuk WNI

Staycation ke Bandung atau Malang?
Oona

Oona

Jangan Remehkan Risiko Staycation ke Bandung atau Malang

Liburan ke Labuan Bajo? Ini Risiko Perjalanan Domestik yang Sering Diremehkan
Oona

Oona

Liburan ke Labuan Bajo? Ini Risiko Perjalanan Domestik yang Sering Diremehkan

Seseorang sedang duduk di ruang tunggu bandara, berbicara di telepon sambil memegang dokumen perjalanan, dengan koper di sebelahnya. Ia sedang dibantu oleh tim dukungan untuk proses klaim asuransi perjalanan saat berada di luar negeri.
Oona

Oona

Cara Klaim Asuransi Perjalanan Saat di Luar Negeri

Pasangan muda WNI tersenyum ceria sambil memeriksa peta wilayah pantai di sofa abu-abu muda, merencanakan perjalanan luar negeri dengan asuransi perjalanan luar negeri.
Oona

Oona

7 Negara dengan Risiko Perjalanan Tertinggi

Visa Schengen berapa biayanya
Oona

Oona

Berapa Biaya Visa Schengen? Simak Panduannya di Sini

Tips menghemat biaya perjalanan
Oona

Oona

Tips Menghemat Biaya Perjalanan

Destinasi luar negeri untuk liburan sekolah
Oona

Oona

Paket Hemat Liburan Sekolah dengan Asuransi Oona

Cara mengurus visa dengan mudah
Oona

Oona

Cara Mengurus Visa dengan Mudah

Cara menghindari penipuan travel
Oona

Oona

Cara Menghindari Penipuan Travel Saat Liburan ke Luar Negeri

Apa yang perlu dicek sebelum liburan ke Singapura?
Oona

Oona

Apa yang Perlu Dicek Sebelum Liburan ke Singapura?

Berapa harga asuransi perjalanan?
Oona

Oona

Berapa Harga Asuransi Perjalanan? Simulasi & Tips Memilih

Tips packing untuk liburan aman
Oona

Oona

Tips Packing untuk Liburan Aman

Tips liburan hemat ke Eropa
Oona

Oona

Tips Liburan Hemat ke Eropa: Panduan Backpacker Indonesia

Tips klaim asuransi untuk wisatawan lansia saat di luar negeri
Oona

Oona

Tips Klaim Asuransi untuk Wisatawan Lansia saat di Luar Negeri

Cara klaim asuransi untuk keterlambatan penerbangan dengan mudah
Oona

Oona

Cara Klaim Asuransi untuk Keterlambatan Penerbangan dengan Mudah

Manfaat asuransi perjalanan untuk penundaan dan pembatalan penerbangan
Oona

Oona

Perlindungan Asuransi untuk Delay dan Pembatalan Penerbangan

Asuransi Perjalanan untuk Wisatawan Digital Nomad: Apa yang Perlu Diketahui?
Oona

Oona

Asuransi Perjalanan untuk Wisatawan Digital Nomad

Apa yang terjadi jika Anda ketinggalan pesawat
Oona

Oona

Apa yang Terjadi Jika Anda Ketinggalan Pesawat?

Destinasi luar negeri untuk liburan sekolah
Oona

Oona

Destinasi Luar Negeri Terbaik untuk Liburan Sekolah Anak Indonesia

10 destinasi wisata domestik terpopuler di Indonesia
Oona

Oona

10 Destinasi Wisata Domestik Terpopuler di Indonesia

Asuransi perjalanan terbaik: Panduan memilih perlindungan liburan yang tepat
Oona

Oona

Panduan Memilih Asuransi Perjalanan Terbaik di Indonesia

Panduan memilih asuransi perjalanan untuk backpacker
Oona

Oona

Rekomendasi Asuransi Perjalanan untuk Wisatawan Lansia: Ini Tips Memilih yang Tepat!

Mengapa orang Indonesia semakin sering bepergian ke Jepang
Oona

Oona

Mengapa Orang Indonesia Semakin Sering Bepergian ke Jepang?

Checklist Asuransi Perjalanan
Oona

Oona

Checklist Asuransi Perjalanan

5 Risiko Tersembunyi Saat Beli Asuransi Perjalanan di Menit Terakhir
Oona

Oona

5 Risiko Beli Asuransi Perjalanan Terlambat & Dampaknya

Panduan memilih asuransi perjalanan untuk backpacker
Oona

Oona

Panduan Memilih Asuransi Perjalanan untuk Backpacker

Apa yang harus diperhatikan dalam polis asuransi perjalanan
Oona

Oona

Apa yang Harus Diperhatikan dalam Polis Asuransi Perjalanan?

Single Trip vs Annual Multi Trip
Oona

Oona

Single Trip vs Annual Multi Trip: Mana yang Lebih Hemat?

Kenapa Singapura jadi destinasi favorit untuk nonton konser dunia
Oona

Oona

Kenapa Singapura Jadi Destinasi Favorit untuk Nonton Konser Dunia?

Itinerary singkat 3 hari 2 malam nonton konser Lady Gaga di Singapura
Oona

Oona

Itinerary 3 Hari 2 Malam Nonton Konser Lady Gaga di Singapura

Apa saja yang perlu disiapkan untuk nonton konser di luar negeri
Oona

Oona

Apa Saja yang Perlu Disiapkan untuk Nonton Konser di Luar Negeri?

Tips nonton Lady Gaga di Singapura
Oona

Oona

Tips Nonton Konser Lady Gaga di Singapura

Berapa biaya liburan ke Singapura untuk nonton konser?
Oona

Oona

Berapa Biaya Liburan ke Singapura untuk Nonton Konser? Ini Rinciannya

Saat Anda ke bepergian, pernahkan Anda berpikir apa saja yang sebenarnya ditanggung oleh asuransi perjalanan? Apakah Anda membutuhkan atau tidak?
Oona

Oona

Apa Saja Cakupan Sebenarnya dari Asuransi Perjalanan?

Apakah Anda membutuhkan asuransi perjalanan domestik?
Oona

Oona

Apakah Anda Membutuhkan Asuransi Perjalanan Domestik?

Cara memilih asuransi perjalanan untuk pengajuan visa Schengen
Oona

Oona

Cara Memilih Asuransi Perjalanan untuk Pengajuan Visa Schengen

Bepergian saat Ramadan dan Lebaran
Oona

Oona

Bepergian ke Luar Negeri Saat Ramadan dan Lebaran

 Panduan mengunjungi Gardens by the Bay
Oona

Oona

Panduan Lengkap Mengunjungi Gardens by the Bay

Panduan Lengkap Visa Jepang untuk Wisatawan Indonesia
Oona

Oona

Panduan Lengkap Visa Jepang untuk Wisatawan Indonesia

Festival di Singapura pada kuartal pertama
Oona

Oona

Festival di Singapura pada Kuartal Pertama

Tips merayakan Tahun Baru Imlek di Singapura
Oona

Oona

Tips Merayakan Tahun Baru Imlek di Singapura

Festival di Malaysia saat kuartal pertama
Oona

Oona

Festival di Malaysia saat kuartal pertama

Tips merayakan Tahun Baru Imlek di Malaysia
Oona

Oona

Tips Merayakan Tahun Baru Imlek di Malaysia

Panduan ke Jeju Island
Oona

Oona

Jeju Island: Panduan Liburan untuk Wisatawan Indonesia

Panduan Transportasi Umum Korea Selatan
Oona

Oona

Panduan Menggunakan Transportasi Umum di Korea Selatan

Resor Ski di Jepang
Oona

Oona

Resor Ski di Jepang

Resor ski ramah Muslim di Jepang
Oona

Oona

Resor Ski Ramah Muslim di Jepang

Makanan Jepang yang Harus Dicoba
Oona

Oona

Makanan Jepang yang Harus Dicoba Saat di Jepang

Musim bunga sakura Jepang
Oona

Oona

Menikmati Musim Bunga Sakura di Jepang

Musim bunga sakura Korea
Oona

Oona

Menikmati Musim Bunga Sakura di Korea

Panduan Lengkap Visa Korea untuk Warga Indonesia
Oona

Oona

Panduan Lengkap Visa Korea untuk Warga Indonesia

Restoran Halal di Korea
Oona

Oona

Restoran Halal dan Tempat Ramah Muslim di Korea

Destinasi Wisata Korea untuk Wisatawan Indonesia
Oona

Oona

Destinasi Wisata Korea untuk Wisatawan Indonesia

Asuransi Perjalanan Internasional
Oona

Oona

Asuransi Perjalanan Internasional

Tips berwisata ke Jepang dengan budget terbatas
Oona

Oona

Tips Berwisata ke Jepang dengan Budget Terbatas

Acara dan festival musim dingin di Jepang
Oona

Oona

Menikmati Berbagai Acara dan Festival Musim Dingin di Jepang

Tips solo traveling ke Jepang
Oona

Oona

Tips Solo Traveling ke Jepang pada bulan Oktober hingga Desember

Musim dingin di
Oona

Oona

Tips Menghadapi Musim Dingin di Jepang

 Asuransi Perjalanan - Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya
Oona

Oona

Asuransi Perjalanan - Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Asuransi Keterlambatan Pesawat - Pengertian dan Manfaatnya
Oona

Oona

Asuransi Keterlambatan Pesawat - Pengertian dan Manfaatnya

Bagaimana cara mengajukan klaim asuransi perjalanan
Oona

Oona

Cara Mengajukan Klaim Asuransi Perjalanan

6 Tips Beli Asuransi Perjalanan Online
Oona

Oona

6 Tips Beli Asuransi Perjalanan Online

Apa yang perlu saya ajukan untuk klaim asuransi perjalanan?
Oona

Oona

Apa yang Perlu Saya Ajukan untuk Klaim Asuransi Perjalanan?

10 Tips sebelum membeli asuransi perjalanan
Oona

Oona

10 Tips Sebelum Membeli Asuransi Perjalanan

Cara membeli Asuransi Perjalanan
Oona

Oona

Tips Cara Membeli Asuransi Perjalanan

Asuransi Perjalanan Schengen
Oona

Oona

Asuransi Perjalanan Schengen

Mengapa Warga Indonesia Membutuhkan Visa Schengen
Oona

Oona

Mengapa Warga Indonesia Membutuhkan Visa Schengen

Pentingnya asuransi perjalanan wisata
Oona

Oona

Manfaat dan Pentingnya Asuransi Perjalanan Wisata

Asuransi Perjalanan Domestik
Oona

Oona

Apa Itu Asuransi Perjalanan Domestik?

Tips bepergian dengan anak kecil
Oona

Oona

Tips Untuk Keluarga yang Bepergian dengan Anak Kecil

Negara-negara yang memerlukan visa schengen
Oona

Oona

Negara-Negara yang Memerlukan Visa Schengen

Panduan Proses Aplikasi Visa Schengen dari Indonesia
Oona

Oona

Panduan Proses Aplikasi Visa Schengen dari Indonesia

Tips saat bepergian ke malaysia
Oona

Oona

Tips Saat Bepergian ke Malaysia

Tips memilih asuransi travel ke Jepang
Oona

Oona

Tips Memilih Asuransi Travel Sebelum Bepergian ke Jepang

Perjalanan ke Eropa akan berubah! Ketahui semua tentang EES.

Cek Harga Gratis