Baca 6 Menit

Tips & Trik Liburan Murah Saat High Season

Oona

Oona

Keluarga Indonesia dalam perjalanan di dalam pesawat

Liburan saat high season sering bertepatan dengan libur sekolah, Lebaran, Natal, Tahun Baru, atau long weekend yang membuat harga tiket, hotel, dan tempat wisata meningkat. Namun, Anda tetap bisa berlibur tanpa membuat anggaran membengkak. Dengan perencanaan lebih awal, membandingkan harga, memilih destinasi alternatif, serta mengatur budget makan dan aktivitas, biaya perjalanan dapat tetap terkendali.

Liburan Murah Saat High Season agar Budget Tetap Terkendali

Perjalanan wisata di Indonesia tetap menunjukkan aktivitas yang tinggi, terutama pada periode liburan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 105,98 juta perjalanan wisatawan nusantara pada Desember 2025, meningkat 4,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tingginya mobilitas wisatawan pada periode liburan ini turut membuat persaingan terhadap tiket transportasi, akomodasi, dan berbagai kebutuhan perjalanan menjadi lebih tinggi.
 

Kondisi tersebut sering ditemui saat high season, yaitu periode ketika permintaan perjalanan meningkat karena banyak orang bepergian pada waktu yang sama. Libur sekolah, Lebaran, Natal dan Tahun Baru, long weekend, serta periode liburan tertentu merupakan beberapa waktu yang dapat menjadi high season.
 

Bukan berarti Anda harus membatalkan rencana liburan. Namun, perjalanan saat high season membutuhkan perencanaan yang lebih matang agar pengeluaran tetap sesuai anggaran. Harga dan ketersediaan tiket, hotel, transportasi, hingga aktivitas wisata dapat berubah mengikuti permintaan dan ketersediaan.
 

Mulai dari menentukan budget, memesan tiket dan hotel lebih awal, memilih tanggal yang fleksibel, membandingkan harga, hingga mempertimbangkan destinasi alternatif, ada berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk menjaga biaya perjalanan tetap terkendali. Dengan persiapan yang tepat, Anda tetap dapat menikmati liburan saat high season tanpa mengabaikan kenyamanan dan kebutuhan perjalanan.

Apa Itu High Season dalam Perjalanan?

High season adalah periode ketika aktivitas perjalanan meningkat karena banyak orang bepergian pada waktu yang relatif bersamaan. Periode ini umumnya berkaitan dengan liburan sekolah, hari raya, libur nasional, long weekend, atau musim tertentu yang populer di suatu destinasi. Beberapa periode yang sering menjadi high season antara lain:
 

  • Liburan sekolah
     

  • Libur Lebaran
     

  • Natal dan Tahun Baru
     

  • Long weekend
     

  • Libur nasional yang berdekatan dengan akhir pekan
     

  • Musim liburan tertentu di destinasi wisata
     

  • Periode tertentu yang populer untuk wisata domestik maupun internasional
     

Namun, high season tidak selalu terjadi pada waktu yang sama di setiap destinasi. Sebuah kota dapat ramai ketika ada festival atau acara tertentu, sementara destinasi lain justru memiliki puncak kunjungan pada musim yang berbeda. Karena itu, sebelum menentukan tanggal perjalanan, cari tahu terlebih dahulu kapan periode ramai di destinasi yang dituju. Informasi mengenai musim liburan, acara lokal, kondisi cuaca, dan kalender hari libur dapat membantu menentukan waktu perjalanan dengan lebih tepat.

Kenapa Liburan Saat High Season Bisa Lebih Mahal?

Salah satu faktor yang dapat memengaruhi biaya perjalanan adalah permintaan dan ketersediaan. Ketika banyak wisatawan mencari tiket atau kamar pada periode yang sama, pilihan dengan harga dan fasilitas tertentu dapat lebih cepat habis.

1. Harga Tiket Transportasi Dapat Berubah

Harga tiket pesawat, kereta, bus, maupun transportasi lainnya dapat berbeda berdasarkan tanggal perjalanan, rute, waktu pemesanan, dan ketersediaan. Karena itu, jangan hanya melihat harga pada satu tanggal. Jika jadwal memungkinkan, bandingkan beberapa tanggal keberangkatan dan kepulangan untuk menemukan pilihan yang sesuai dengan budget.

2. Hotel Lebih Cepat Penuh

Akomodasi di destinasi populer dapat mengalami peningkatan pemesanan selama periode liburan. Kamar dengan harga lebih rendah atau lokasi strategis juga dapat lebih cepat tersedia dalam jumlah terbatas. Selain tarif kamar, perhatikan biaya lain seperti pajak, sarapan, parkir, biaya tambahan tamu, serta kebijakan pembatalan.

3. Tempat Wisata Lebih Ramai

High season bukan hanya berkaitan dengan harga. Jumlah pengunjung yang lebih banyak dapat membuat antrean lebih panjang, waktu tempuh lebih lama, dan beberapa atraksi memerlukan reservasi lebih awal. Kondisi ini juga dapat memengaruhi budget karena Anda mungkin perlu mengalokasikan biaya tambahan untuk transportasi atau memilih jam kunjungan tertentu.

4. Biaya Transportasi Lokal Bisa Bertambah

Ketika itinerary terlalu padat, Anda mungkin lebih sering menggunakan taksi, ride-hailing, atau kendaraan pribadi dibandingkan berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum. Karena itu, biaya transportasi lokal sebaiknya sudah dimasukkan dalam perencanaan budget, bukan hanya tiket perjalanan pergi-pulang.

5. Biaya Tambahan Lebih Mudah Terlewatkan

Biaya perjalanan tidak berhenti pada tiket dan hotel. Bagasi, parkir, tiket masuk, makanan, biaya transportasi dari bandara, hingga biaya administrasi tertentu dapat menambah total pengeluaran. Dengan menghitung biaya berdasarkan total cost, bukan hanya harga awal, Anda dapat membandingkan pilihan perjalanan secara lebih akurat.

Tips & Trik Liburan Murah Saat High Season

Liburan saat high season membutuhkan perencanaan yang lebih matang karena banyak orang bepergian pada periode yang sama. Selain harga tiket dan akomodasi, pengeluaran untuk makanan, transportasi lokal, hingga aktivitas wisata juga perlu diperhitungkan sejak awal. 
 

Dengan menentukan prioritas dan membandingkan berbagai pilihan, Anda dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan budget yang tersedia. Berikut beberapa tips yang dapat membantu menjaga pengeluaran tetap terkendali selama liburan saat high season.

1. Tentukan Budget Maksimal Sejak Awal

Sebelum memesan tiket atau hotel, tentukan jumlah maksimal yang ingin dikeluarkan. Kemudian bagi budget tersebut ke beberapa kategori:
 

  • Transportasi
     

  • Akomodasi
     

  • Makanan
     

  • Transportasi lokal
     

  • Aktivitas wisata
     

  • Belanja
     

  • Dana cadangan
     

  • Asuransi perjalanan
     

Cara ini membantu Anda mengetahui berapa banyak uang yang masih tersedia sebelum mengambil keputusan tambahan selama perjalanan.

2. Pesan Tiket dan Hotel Lebih Awal

Jika tanggal perjalanan sudah pasti, mulai mencari tiket dan akomodasi lebih awal. Tujuannya bukan menjamin harga paling murah, tetapi memberikan lebih banyak pilihan dari sisi harga, jadwal, lokasi, dan fasilitas. Jangan hanya membandingkan harga kamar. Perhatikan juga fasilitas yang termasuk, biaya tambahan, serta kebijakan perubahan dan pembatalan.

3. Fleksibel Memilih Tanggal

Jika jadwal memungkinkan, bandingkan tanggal keberangkatan dan kepulangan yang berbeda. Perjalanan yang bergeser satu atau dua hari dari tanggal paling ramai dapat memberikan pilihan yang berbeda. Anda juga dapat membandingkan keberangkatan pagi, siang, atau malam untuk melihat perbedaan harga dan kenyamanan.

4. Bandingkan Harga Sebelum Booking

Jangan langsung memilih pilihan pertama yang ditemukan. Bandingkan beberapa alternatif dengan mempertimbangkan:
 

  • Harga total
     

  • Pajak dan biaya tambahan
     

  • Bagasi
     

  • Fasilitas
     

  • Lokasi
     

  • Waktu perjalanan
     

  • Kebijakan pembatalan
     

  • Biaya transportasi tambahan
     

Harga yang terlihat paling murah belum tentu menghasilkan biaya perjalanan paling rendah setelah seluruh komponen dihitung.

5. Pilih Destinasi Alternatif

Jika destinasi utama terlalu ramai atau pilihan akomodasinya sudah terbatas, pertimbangkan destinasi alternatif di sekitar kawasan tersebut. Misalnya, daripada menginap tepat di pusat destinasi, Anda dapat mempertimbangkan kawasan di sekitarnya selama akses transportasinya tetap mudah.

6. Pilih Hotel Berdasarkan Lokasi, Bukan Hanya Harga

Hotel dengan harga kamar lebih murah belum tentu lebih hemat jika lokasinya jauh dari sebagian besar itinerary. Hitung juga estimasi biaya transportasi dari hotel menuju tempat wisata. Dalam beberapa kondisi, membayar sedikit lebih mahal untuk lokasi yang strategis dapat mengurangi biaya dan waktu perjalanan.

7. Manfaatkan Promo dan Cashback Secara Bijak

Promo, cashback, diskon kartu pembayaran, dan program loyalitas dapat membantu mengurangi biaya. Namun, jangan menjadikan promo sebagai alasan untuk membeli layanan yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Periksa harga akhir setelah promo, termasuk biaya administrasi dan ketentuan penggunaan.

8. Buat Itinerary yang Efisien

Susun destinasi berdasarkan lokasi agar tidak terlalu sering berpindah kawasan. Misalnya, kelompokkan beberapa tempat wisata yang berada dalam area yang sama pada satu hari. Cara ini dapat membantu menghemat waktu sekaligus mengurangi biaya transportasi.

9. Cari Aktivitas Gratis atau Berbiaya Rendah

Tidak semua aktivitas liburan harus berbayar. Taman kota, area publik, kawasan pejalan kaki, museum tertentu, atau ruang terbuka dapat menjadi alternatif aktivitas dengan biaya lebih rendah. Namun, selalu periksa jam buka, aturan kunjungan, dan apakah diperlukan reservasi.

10. Atur Budget Makan

Tentukan perkiraan budget makan per hari sebelum berangkat. Cari tahu kisaran harga makanan di destinasi agar estimasi tersebut realistis. Anda juga dapat mengombinasikan restoran dengan kuliner lokal atau pilihan makanan dengan harga lebih terjangkau.

11. Gunakan Transportasi Umum Jika Memungkinkan

Bandingkan biaya transportasi umum, ride-hailing, taksi, rental kendaraan, shuttle, dan berjalan kaki.
 

Jangan hanya mempertimbangkan harga. Waktu tempuh, jarak, jumlah orang yang bepergian, serta kenyamanan juga perlu diperhitungkan.

12. Hindari Belanja Impulsif

Tetapkan budget khusus untuk oleh-oleh dan belanja pribadi. Jika bepergian bersama keluarga, Anda juga dapat membuat daftar kebutuhan yang memang ingin dibeli sebelum berangkat. Mencatat pengeluaran selama perjalanan dapat membantu mengetahui apakah budget masih sesuai rencana.

Checklist Liburan Hemat Saat High Season

Kategori

Yang Perlu Dipersiapkan

Hal yang Perlu Diperhatikan

Budget

Anggaran perjalanan

Tentukan batas maksimal pengeluaran

Tiket

Transportasi pergi-pulang

Bandingkan harga dan jadwal

Akomodasi

Hotel atau penginapan

Perhatikan lokasi dan biaya tambahan

Itinerary

Daftar destinasi

Kelompokkan lokasi yang berdekatan

Makanan

Budget makan harian

Cari kisaran harga sebelum berangkat

Transportasi

Transportasi lokal

Bandingkan biaya, waktu, dan kenyamanan

Aktivitas

Tiket wisata

Cari promo atau aktivitas gratis

Pembayaran

Uang tunai dan pembayaran digital

Siapkan lebih dari satu metode

Dokumen

KTP, paspor, tiket, booking

Pastikan data sesuai

Asuransi

Asuransi perjalanan

Periksa manfaat dan ketentuan polis

Dana Darurat

Dana cadangan

Pisahkan dari budget utama

Ponsel

Charger dan power bank

Pastikan baterai cukup untuk navigasi

Cuaca

Prakiraan cuaca

Sesuaikan pakaian dan itinerary


Catatan:
Checklist di atas dapat disesuaikan dengan destinasi, durasi perjalanan, jumlah orang, dan kebutuhan masing-masing wisatawan. Tidak semua persiapan harus memiliki biaya tambahan, tetapi setiap komponen sebaiknya diperhitungkan sejak awal agar tidak mengganggu budget utama selama perjalanan. 

Cara Membuat Budget Liburan Saat High Season

Membuat budget perjalanan sebaiknya tidak hanya berfokus pada harga tiket dan hotel. Gunakan perkiraan total biaya perjalanan agar tidak ada pengeluaran penting yang terlewat.

1. Transportasi

Masukkan tiket pergi-pulang serta transportasi selama berada di destinasi.

2. Akomodasi

Hitung biaya hotel berdasarkan total harga, termasuk pajak, biaya tambahan, sarapan, parkir, atau fasilitas lain yang tidak termasuk dalam tarif kamar.

3. Makanan

Tentukan estimasi budget makan per hari, kemudian kalikan dengan jumlah hari perjalanan.

4. Aktivitas

Masukkan tiket masuk tempat wisata, tur, pertunjukan, atau aktivitas berbayar lainnya.

5. Belanja

Tentukan batas khusus untuk oleh-oleh dan kebutuhan pribadi agar pengeluaran tidak mengambil porsi terlalu besar dari budget utama.

6. Dana Darurat

Sisihkan dana yang tidak direncanakan untuk pengeluaran perjalanan yang tidak terduga. Dana cadangan sebaiknya dipisahkan dari budget aktivitas agar tidak ikut terpakai.

7. Asuransi Perjalanan

Jika memilih menggunakan asuransi perjalanan, masukkan preminya ke dalam perencanaan budget. Pastikan Anda memahami manfaat, batas pertanggungan, pengecualian, serta ketentuan polis sebelum membeli.

Contoh Budget Liburan High Season

Sebagai gambaran, misalnya Anda memiliki budget Rp5.000.000 untuk perjalanan selama 3 hari 2 malam.

Kebutuhan

Contoh Alokasi

Transportasi

Rp1.500.000

Hotel

Rp1.200.000

Makanan

Rp750.000

Transportasi lokal

Rp400.000

Aktivitas wisata

Rp400.000

Belanja

Rp300.000

Dana cadangan

Rp450.000

Total

Rp5.000.000


Catatan:
Contoh alokasi budget tersebut hanya sebagai gambaran dan bukan patokan biaya perjalanan. Besarnya pengeluaran dapat berbeda berdasarkan destinasi, jumlah wisatawan, durasi perjalanan, pilihan transportasi, akomodasi, dan aktivitas yang dilakukan. 


Yang penting, tentukan batas pengeluaran sebelum perjalanan dimulai dan pantau pengeluaran selama perjalanan. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui lebih cepat jika ada kategori yang mulai melebihi anggaran.

Tips Menghemat Saat Liburan Bersama Keluarga

Liburan bersama keluarga membutuhkan perencanaan budget yang sedikit berbeda karena jumlah orang dan kebutuhan perjalanan lebih banyak.

1. Pilih Akomodasi dengan Fasilitas Lengkap

Akomodasi dengan sarapan, dapur, fasilitas laundry, atau akses transportasi dapat membantu mengurangi pengeluaran tambahan, terutama untuk perjalanan beberapa hari.

2. Cari Kamar Sesuai Jumlah Anggota

Bandingkan beberapa tipe kamar dan hitung biaya berdasarkan jumlah orang yang dapat menginap. Perhatikan juga ketentuan kapasitas kamar dan biaya tambahan untuk anak atau orang dewasa.

3. Buat Itinerary yang Ramah Anak

Jangan membuat jadwal terlalu padat. Jarak antarlokasi, waktu makan, dan waktu istirahat perlu diperhitungkan agar perjalanan tetap nyaman.

4. Bawa Kebutuhan Dasar dari Rumah

Beberapa kebutuhan seperti obat pribadi, botol minum, perlengkapan anak, atau kebutuhan kecil lainnya dapat dipersiapkan sebelum berangkat.

5. Prioritaskan Aktivitas

Tidak semua tempat wisata harus dikunjungi. Pilih aktivitas yang paling sesuai dengan usia, minat, dan kebutuhan anggota keluarga.

Cara Menghindari Pengeluaran Tidak Terduga Saat Liburan

Selain membuat budget, periksa detail biaya sebelum melakukan pemesanan. Beberapa pengeluaran yang sering terlewat antara lain:
 

  • Biaya tambahan hotel
     

  • Biaya bagasi
     

  • Biaya parkir
     

  • Transportasi dari bandara atau stasiun
     

  • Tiket masuk tempat wisata
     

  • Biaya perubahan atau pembatalan tiket
     

  • Biaya makanan dan minuman yang tidak termasuk dalam paket
     

  • Biaya transportasi lokal
     

  • Pengeluaran akibat perubahan itinerary
     

Simpan juga dana cadangan yang terpisah dari budget utama. Dana tersebut dapat digunakan jika muncul kebutuhan yang tidak direncanakan selama perjalanan.

Perlukah Asuransi Perjalanan Saat High Season?

Liburan saat high season bukan hanya membutuhkan perencanaan biaya, tetapi juga persiapan terhadap berbagai kemungkinan selama perjalanan.


Semakin padat itinerary dan semakin banyak komponen perjalanan yang dipesan, semakin penting untuk memahami ketentuan masing-masing tiket, hotel, dan layanan yang digunakan. Gangguan seperti keterlambatan perjalanan, pembatalan, atau masalah bagasi dapat menimbulkan biaya tambahan, tergantung situasi dan kebijakan penyedia layanan.


Asuransi perjalanan dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu mengelola dampak finansial dari risiko yang memang tercantum sebagai manfaat dalam polis. Namun, perlindungan setiap produk berbeda dan tidak semua risiko otomatis ditanggung.


Oleh karena itu, sebelum membeli asuransi perjalanan, perhatikan:
 

  • Jenis perlindungan
     

  • Manfaat yang diberikan
     

  • Batas pertanggungan
     

  • Pengecualian polis
     

  • Premi
     

  • Prosedur klaim
     

  • Syarat dan ketentuan
     

Asuransi perjalanan tidak mencegah terjadinya gangguan selama perjalanan. Namun, perlindungan yang sesuai dapat membantu mengurangi dampak finansial dari risiko yang dijamin dalam polis.
 

Oona menyediakan Asuransi Perjalanan dengan manfaat perlindungan sesuai produk dan ketentuan polis yang dipilih. Pelajari manfaat dan ketentuannya untuk mengetahui pilihan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah liburan saat high season selalu lebih mahal?

Answer
Tidak selalu. Biaya perjalanan dipengaruhi oleh destinasi, tanggal, jenis transportasi, akomodasi, waktu pemesanan, dan aktivitas yang dipilih. High season terutama berarti periode dengan permintaan perjalanan yang lebih tinggi.
Questions
Apakah liburan saat high season selalu lebih mahal?
Sequence Id
3
Tags

Apa saja yang perlu dimasukkan ke budget liburan?

Answer
Transportasi, akomodasi, makanan, transportasi lokal, aktivitas wisata, belanja, asuransi perjalanan jika diperlukan, serta dana cadangan untuk pengeluaran tidak terduga.
Questions
Apa saja yang perlu dimasukkan ke budget liburan?
Sequence Id
7
Tags

Apakah asuransi perjalanan diperlukan saat high season?

Answer
Asuransi perjalanan bukan persyaratan untuk semua perjalanan. Namun, asuransi dapat menjadi salah satu bentuk perlindungan finansial terhadap risiko yang memang dijamin dalam polis.
Questions
Apakah asuransi perjalanan diperlukan saat high season?
Sequence Id
9
Tags

Apakah perlu membawa dana darurat saat liburan?

Answer
Sebaiknya siapkan dana cadangan yang terpisah dari budget utama. Dana tersebut dapat membantu menghadapi pengeluaran tidak terduga tanpa mengganggu anggaran untuk kebutuhan perjalanan lainnya.
Questions
Apakah perlu membawa dana darurat saat liburan?
Sequence Id
8
Tags

Bagaimana cara liburan murah saat high season?

Answer
Tentukan budget sejak awal, pesan tiket dan hotel lebih awal, bandingkan harga, pilih tanggal yang fleksibel, pertimbangkan destinasi alternatif, dan atur budget untuk makanan serta aktivitas.
Questions
Bagaimana cara liburan murah saat high season?
Sequence Id
1
Tags

Apa yang harus diperhatikan sebelum membeli asuransi perjalanan?

Answer
Periksa jenis perlindungan, manfaat, batas pertanggungan, pengecualian, premi, prosedur klaim, serta syarat dan ketentuan polis. Pastikan perlindungannya sesuai dengan kebutuhan dan jenis perjalanan Anda.
Questions
Apa yang harus diperhatikan sebelum membeli asuransi perjalanan?
Sequence Id
10
Tags

Apakah sebaiknya memilih destinasi alternatif?

Answer
Destinasi alternatif dapat dipertimbangkan jika tujuan utama terlalu ramai, pilihan akomodasi terbatas, atau biaya perjalanan tidak sesuai budget. Pastikan destinasi alternatif tetap memiliki akses dan fasilitas yang sesuai kebutuhan.
Questions
Apakah sebaiknya memilih destinasi alternatif?
Sequence Id
5
Tags

Bagaimana cara menghemat biaya makan saat liburan?

Answer
Tentukan budget makan harian, cari tahu kisaran harga makanan sebelum berangkat, dan pertimbangkan kuliner lokal atau tempat makan dengan harga yang sesuai budget.
Questions
Bagaimana cara menghemat biaya makan saat liburan?
Sequence Id
6
Tags

Kapan waktu terbaik untuk memesan tiket saat high season?

Answer
Tidak ada satu waktu yang berlaku untuk semua destinasi. Jika tanggal perjalanan sudah diketahui, mulai mencari dan membandingkan pilihan lebih awal agar Anda memiliki lebih banyak pilihan harga dan jadwal.
Questions
Kapan waktu terbaik untuk memesan tiket saat high season?
Sequence Id
2
Tags

Bagaimana cara menghemat biaya hotel saat high season?

Answer
Bandingkan beberapa akomodasi dan hitung total biaya, bukan hanya tarif kamar. Perhatikan lokasi, pajak, fasilitas, sarapan, parkir, transportasi, serta kebijakan pembatalan.
Questions
Bagaimana cara menghemat biaya hotel saat high season?
Sequence Id
4
Tags

Liburan High Season Tetap Hemat dan Nyaman

Cek Harga Gratis